YOU WERE BORN TO BE LOVED

Ah Ye Un, seorang gadis cilik, mampu bermain piano tanpa diajari. Sejak umur 3 tahun, ia mampu memainkan Furelise dan lagu-lagu bernada sulit hanya dengan mendengar sekali, bahkan tanpa melihat kertas partitur. Ini membuat ia dijuluki Mozart cilik. Ajaibnya, potensi sebesar itu datang dari seorang anak adopsi yang buta sejak lahir,

Saya pertama kali menyaksikan anak yang luar biasa ini tatkala menonton semacam kontes bakat di televisi. Tatkala ia mempertontonkan keahliannya bermain piano, para juri hanya bisa melongo dan tak mampu berkata apa-apa. Apalagi ketika mengetahui latar belakangnya yang yatim piatu. Terlebih Ah Ye Un akhirnya memainkan sebuah lagu sembari bernyanyi. Ini dia lirik lagu yang dinyanyikannya.

You were born to be loved

And you are receiving that love through your life

You were born to be loved

And you are receiving that love through your life

The love from God hat started since the beginning of your birth

Become connected with us meeting each other

You were born to be loved

And you are receiving that love through your life

Tak ada juri dan hadirin di studio (termasuk saya dan teman-teman yang sedang menonton) yang kering matanya tatkala Ye Un selesai bernyanyi. Betapa tidak? Sering kali terlalu banyak hal yang kita keluhkan dalam hidup ini. Kenapa wajah saya seperti ini? Mengapa keluarga saya tidak seharmonis keluarga yang lain? Kenapa saya miskin? Dan segudang keluhan lainnya.

Ah Ye Un mengajari saya untuk bersyukur dengan hidup dan keberadaan saya. Apapun keadaan kita, kita lahir untuk dicintai dan mencinta,..Karena kita lahir dari kasih..Kasih sejati, yaitu kasih Tuhan sendiri….Bahkan meskipun kita bukanlah anak yang diinginkan orang tua kita, kita dikasihi Allah.

Bersyukurlah dengan hidup kita, coz hidup kita adalah bukti anugerahNya…

Ah Je Un yang masih kecil saja bisa memaknai hal ini. Kita pun bisa menjadi inspirasi bagi orang lain, ketika kita belajar untuk mensyukuri hidup dengan segala sukacita dan kesedihannya.

Advertisements

3 thoughts on “YOU WERE BORN TO BE LOVED

  1. Winarni K Suprimardani

    Sering kali qt menyalahkan Tuhan atas “kesialan” yg qt alami dan qta baru sadar setelah melihat dan bisa membandingkan hal yg lebih buruk dr yg qt alami. Bahkan qt malu ketika mengetahui mereka lebih mampu memaknai hidupnya.
    Yah… seharusnya seperti itu. qt harusnya selalu bersyukur kepada Tuhan atas anugerah yang telah diberikan-Nya.

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s