Mengatasi Writer’s Block dengan Terus Menulis

Dengan pena di tangan atau laptop di pangkuan, Anda duduk di sana. Dan semua yang bisa Anda lakukan adalah menatap kertas atau layar kosong di depan Anda. Anda ingin mengetik dan menuliskan untaian kata sederas air terjun atau semulus jalan tol. Tapi Anda tidak bisa, Anda tahu Anda tidak bisa, karena Anda mengalami apa yang dinamakan writer’s block.

Writer’s block bukanlah sebuah penyakit khusus atau sebuah kejadian langka. Hal ini terjadi pada setiap penulis, dan biasanya kerap kali terjadi. Saya pun pernah mengalaminya, dan belajar dari pengalaman, hanya ada satu obat untuk mengatasi writer’s block… yaitu terus menulis. Memang benar, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menginspirasi diri sendiri. Anda bisa pergi ke tempat-tempat umum dan mengamati tingkah laku orang-orang. Anda juga bisa pergi ke alam dan membiarkan keindahan alam sekitar membangkitkan pijar-pijar gagasan Anda. Anda pun bisa membaca buku baru dan membuat catatan-catatan. Namun kenyataannya, hingga Anda benar-benar menaruh pena di atas kertas atau menarikan jemari di atas keyboard dan mulai menulis, writer’s block Anda tidak akan “sembuh”. Jadi, Anda harus menulis. Anda harus menulis. Anda tidak bisa tidak menulis.

Jadi dengan cara apa Anda melakukannya? Apa cara yang efektif untuk memastikan bahwa Anda menulis setiap hari dan terus menyalurkan kreativitas Anda? Salah satu cara yang pasti adalah dengan memulai sebuah blog. Dalam beberapa tahun terakhir ini, web log atau blog mengalami peningkatan yang cukup pesat. Bahkan kebanyakan pengguna internet hari ini memiliki lebih dari satu blog aktif.

Jadi bagaimana blogging membantu Anda menulis? Bayangkan blog Anda sebagai latihan menulis yang tidak akan pernah berakhir. Anda tidak harus memperlakukan blog Anda sebagai catatan harian online. Jika Anda adalah penulis cerita fiksi, tuliskanlah serangkaian cerita pendek atau pikiran dan perasaan dari salah satu karakter Anda di blog tersebut. Jika Anda sering menulis karya-karya non-fiksi, jadikan blog Anda sebagai tempat eksperimen ide-ide baru untuk artikel dan publikasi. Ini adalah forum untuk menerapkan keahlian Anda. Ini jugalah tempat di mana Anda bisa mendapatkan umpan balik dari komunitas online sehingga Anda tahu apakah materi Anda menarik dan membangun bagi orang lain.

Karena itulah, saat ini saya sendiri sedang getol-getolnya menulis di blog, menghidupkan kembali blog yang sudah vakum selama hampir setahun ini. Apa yang ingin saya tulis? Apa saja! Karena ini adalah sarana latihan saya untuk menulis. Saya akan menulis review buku, film, editorial, penerbitan, tips-tips menulis, refleksi hidup, kuliner, pengembangan diri, kisah-kisah pendek, sampai pada topik-topik yang sedang ingin saya pelajari sekarang—personal finance, affiliate marketing, dan blogging. Tekad saya adalah untuk mem-posting satu artikel bertajuk apa pun di blog saya, selviya.wordpress.com setiap hari.  Selain karena ingin melatih kemampuan menulis, saya pun ingin membagikan apa yang saya dapatkan dari hidup ini kepada semua orang yang membaca tulisan-tulisan saya. Oh, wish me can do it!

Bagaimana denganmu?

Advertisements

2 thoughts on “Mengatasi Writer’s Block dengan Terus Menulis

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s