Saat Jemu Berkarya …

Strategi pertama: pergi ke toko buku. Dijamin, melihat buku kita berjejer dengan manis di rak toko buku bersama buku karya tulisan, terjemahan, dan suntingan teman-teman pasti kembali mengobarkan semangat.


Strategi kedua: lupakan karya sejenak dan lakukan aktivitas yang tak berkaitan, misalnya berburu obral baju, jalan-jalan ke gunung, touring bareng teman-teman, wisata kuliner — pokoknya bersenang-senang!

Strategi ketiga: switch dengan hobi lainnya. Yang penting jangan sampai menganggur. Kalau bosan menulis, ganti menerjemahkan. Bosan menerjemahkan, ganti menyunting. Bosan menyunting, membacalah. Bosan membaca, menggambarlah. Bosan menggambar, bernyanyilah. Bosan bernyanyi, bergaullah. Bosan bergaul? Hibernasi saja 😉

Punya banyak hobi tak pernah ada ruginya, apalagi bagi si pembosan macam saya ini. 🙂

Strategi keempat:ingatlah tujuan kita berkarya. Di saat semua yang lain gagal, cara ini biasanya berhasil. Jika perlu, tuliskan itu di post-it dan tempelkan di tempat yang mudah dilihat (jangan di bawah kasur yaa…^-^)
Yang terpenting, jangan pernah berhenti berkarya.

0 Replies to “Saat Jemu Berkarya …”

  1. Kalau aku lelah melototin monitor, aku merajut! Bikin apa ga penting, yang penting perhatian sejenak teralihkan.

    1. selviya hanna says: Reply

      Wah, asyiknya bisa merajut… ajarin dong Mbak, hehe 😀

  2. yap, kalau udah lagi jemu banget nerjemah atau ngedit, aku pilih hibernasi… hehe

  3. selviya hanna says: Reply

    Tos dulu, Mbak 😀 Aku juga suka 🙂

  4. Aku main game 🙂
    Eh…tiap hari juga nge-game, ding. Hihihi. Gak jauh-jauh dari monitor 😛

    1. Asyik ya, gak perlu ke mana-mana, Mbak 😀

Leave a Reply