Tetap Sehat Di Tengah Terpaan Pancaroba

Sejak awal tahun 2012 ini, cuaca di Surabaya terasa makin tak menentu. Hujan dan terik datang tak mengenal musim. Atau mungkin angin muson barat dan angin muson timur lagi akur-akurnya, sehingga tak lagi mau dipisahkan. πŸ˜›

Satu hal yang pasti, di saat-saat seperti ini, yang namanya flu pasti jadi penyakit langganan. Wabah? Otomatis. Dan jika cuaca buruk dipadukan dengan jam tidur yang berkurang atau keharusan begadang lantaran deadline, 99 persen saya pasti gampang terserang flu. Dan kalau saya sudah kena flu, pasti lama banget sembuhnya. Meski saya terserang pertama, lalu menulari teman-teman lainnya, dijamin mereka yang ketularan pasti sembuh lebih cepat ketimbang saya. Kalau sudah begitu, gonta-ganti obat pun tak akan banyak membantu.

Namun sejak kira-kira dua bulan yang lalu, ada yang berbeda. Entah dimulai dari siapa, teman-teman di kantor saya satu demi satu terserang flu. Saat itu bertepatan saya lagi banyak order dan harus begadang, tidur paling sore jam 12 malam. Wah, saya waswas, takut ketularan. Tapi ternyata sampai wabah berakhir, saya tak kunjung terserang flu.

Setelah diusut-usut, saya menyimpulkan itu karena kebiasaan minum teh hijau yang saya galakkan sejak awal bulan. Aslinya teh hijau itu sudah saya beli sejak beberapa bulan sebelumnya, tapi tergeletak begitu saja di laci meja kantor. Daripada mubazir, saya minum saja. Apalagi saya pernah baca di buku diet golongan darah O, teh hijau itu punya banyak khasiat, salah satunya membakar lemak *big grin. Olala, ternyata, antioksidan (polifenol) yang terkandung dalam teh hijau pun terbukti ampuh menjaga stamina dan menamengi tubuh dari serangan flu.

Nah, sempat saya alpa minum teh hijau di minggu pertama april gara-gara kehabisan stok – pas wabah influenza menjalar di area kos. Alhasil ikut kena getahnya, deh! Buru-buru saya beli teh hijau dan saya seduh dua kali sehari (pagi dan sore). Tanpa minum obat, bimsalabim, flu mereda dan lenyap tak berbekas dalam lima hari. Mas Anto sampai geleng-geleng kepala karena biasanya kalau saya flu, pasti virusnya tak mau hengkang sebelum dua minggu.

Oh ya, sejak rutin minum teh hijau, migrain saya juga jadi lebih jarang kambuh, lho. Dan setelah mengulik internet, saya jadi tahu bahwa rutin meminum teh hijau bisa mencegah berbagai gangguan saraf akibat proses penuaan, seperti parkinson dan alzheimer. Khasiat lengkapnya bisa dibaca di sini.

Yuk, minum teh hijau πŸ™‚

Advertisements

3 thoughts on “Tetap Sehat Di Tengah Terpaan Pancaroba

  1. AnekaKita Shop

    Kayaknya Es Teh Hijau boleh juga neh…Silakan dicoba juga salah satu produk kami. Teh Hijau Organik Sekar Melati. Untuk Area Surabaya bisa didapatkan disalah satu mitra kami. Trims

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s