Yuk, Promosikan Produk Melalui Storybook :)

Kalau Anda atau anak Anda pernah atau sering membaca BOBO dan majalah anak sejenis, Anda pasti sering menjumpai kartun-kartun strip yang disponsori oleh produk tertentu, misalnya susu formula. Terlepas dari cerita sejenis yang kadang kala sederhana dan terkesan dipaksakan, mempromosikan produk melalui cerita – apalagi jika konsumen yang disasar adalah anak-anak – memang cukup efektif.

Selain mempromosikan produk dan meningkatkan brand awareness, format cerita seperti itu pun kerap dijadikan bonus. Beberapa tahun silam, Mas Anto pernah diminta mengomikkan kisah tokoh ternama dunia oleh Frisian Flag (yang bekerja sama dengan Elex Media Komputindo). Tokoh yang ia garap saat itu adalah Marie Curie dan Benjamin Franklin. Bentuknya berupa buklet hitam putih yang seluruhnya penuh berisi panel komik, dengan kaver berwarna yang memuat logo Frisian Flag. Sekitar akhir tahun lalu, Mas Anto pun diorder membuat komik untuk produk obat cacing, yang dikemas dengan gaya kartun yang eye-catching. Meskipun kerja sama itu tidak berlanjut karena satu dan lain hal, itu membuat saya menyadari bahwa ternyata bentuk promosi seperti ini masih cukup diminati.

Sekitar awal Februari kemarin, saya pun mendapatkan order membuat promosi produk suplemen anak dalam bentuk storybook dwibahasa. Tokohnya sudah ditentukan – ada tiga sahabat yang masing-masing mewakili kandungan yang terdapat dalam suplemen itu, plus satu pemeran pembantu J Nilai moral yang ingin ditekankan juga sudah mereka tetapkan. Yang perlu saya lakukan adalah menulis cerita, mencari ilustrator, dan terus menjalin hubungan dengan ilustrator hingga storybook ini siap naik cetak. Meskipun awalnya terdengar enteng, apa yang terjadi kemudian rupanya tidak semudah yang dibayangkan.

Klien menghendaki kisah dalam storybook ini dibuat seinteraktif mungkin. Akhirnya tercetuslah ide agar storybook ini menyediakan multiple-endings dan memberi kesempatan pada pembaca untuk ikut memutuskan jalan dan akhir cerita. Jadi, akan ada banyak halaman yang menyediakan pilihan, misalnya ketika harus memilih antara pergi ke danau atau ke kastil misterius, mana yang akan pembaca pilih? Setiap pilihan akan berujung pada pilihan lain lagi, dan itu bisa berujung pada konsekuensi negatif atau positif. Akan tetapi, pembaca harus selalu diberi ruang untuk bisa mengulang lagi dari awal.

Langsung deh saya berguru satu jam pada Mas Anto, karena saya ingat ia pernah membuat novel science-fiction yang multiple-ending (novel, lho! bukan lagi storybook sederhana seperti yang saya garap ini. Sayang sekali file aslinya hilang sebelum sempat diterbitkan). Saya diajari membuat DNA cerita dan menggabungkan jalinan yang rumit itu menjadi satu kesatuan kisah.

Nah, karena sudah dibekali, saya bisa merampungkan storybook setebal 54 halaman (dengan lima ending berbeda) itu dalam tempo dua hari. Syukurlah klien langsung suka dan tidak mengubah plot cerita. Yang ia koreksi hanya sedikit pengalimatan dan tanda baca. Begitu beres, langsung saya carikan ilustratornya. Nah, akhirnya ketemu ilustrator yang pas, yaitu Innerchild Studio. Namun berhubung storybook ini akan dirilis dalam waktu dekat, tenggat waktu yang klien berikan cukup mepet, yakni dua belas hari! Wah, terpaksa Innerchild saya teror terus setiap hari demi memastikan tenggat terpenuhi. Oke, mungkin ini terdengar mustahil, tapi pada akhirnya berhasil terwujud juga. Innerchild merampungkan ilustrasinya tepat waktu, storybook ini bisa naik cetak sesuai jadwal, dan buku ini sukses dirilis di acara peluncuran produk tersebut.

Ini contoh isi dalamnya:

Advertisements

2 thoughts on “Yuk, Promosikan Produk Melalui Storybook :)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s