Yang Namanya Kesuksesan Instan Itu Tidak Ada


honeymoon15

Salah satu hal menarik dari menyunting buku pengembangan diri adalah menemukan kisah atau kutipan yang inspiratif, menegur, atau menguatkan. Misalnya saja yang saya temukan kemarin saat menyunting Becoming a Person of Influence karya John C. Maxwell:

Abraham Lincoln memahami hukum. Ia mempraktikkannya di ruang pengadilan kota kecil yang sangat dingin dan berlantai tanah. Begitu juga dengan Gandhi. Keduanya memerdekakan jutaan orang – karena mereka sangat memahami bidang itu. Saat masih bocah, Sam Walton memerah susu sapi untuk kebutuhan keluarganya dan menjual kelebihannya ke para tetangga. Saat remaja, Bill Gates menghabiskan ribuan jam untuk mempelajari pemrograman komputer.

Ketika membaca paparan ini, saya semakin yakin, yang namanya kesuksesan instan itu mustahil ada. Semuanya butuh proses, waktu, dan kerja keras yang tak terhitung banyaknya. Namun coba lihat, masa depan seperti apa yang menanti mereka yang mau berpeluh menjalani proses?

Paragraf itu seakan menampar saya dan mengingatkan bahwa apa pun yang Tuhan letakkan di tangan saya saat ini — meski sulit, membosankan, menguras emosi, atau mendatangkan sejuta keluhan  — bagian saya adalah mengerjakannya dengan setia dan sungguh-sungguh. Toh saya tidak pernah tahu, sejauh apa Ia akan membawa saya. 🙂

Advertisements

4 thoughts on “Yang Namanya Kesuksesan Instan Itu Tidak Ada

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s