Kalau Belum Mengerahkan Segenap Daya, Jangan Berhenti

Image

gambar dipinjam dari ridhoadhie.wordpress.com.

Sore itu, tak banyak pengunjung yang hilir-mudik menyusuri lorong-lorong toko buku diskon tersebut. Seorang lelaki berseragam tengah duduk di balik meja komputer penelusur buku, menyapa tamu-tamu yang baru berdatangan.

Saya meraih sebuah novel dan mendekati lelaki itu. “Mas, novel yang serial ini tapi edisi sebelumnya ada?”

Diamatinya buku itu sejenak. “Sepertinya ada, Mbak. Yang warnanya hijau pupus itu, kan?

Saya mengangguk mengiyakan.

“Saya cek dulu, ya, ke gudang.”

Lelaki itu pun naik ke lantai dua dan tak lama kemudian turun kembali, namun tanpa buku yang dimaksud. Dia malah menggeret tangga lipat dan menjejakkannya dengan mantap di depan lemari buku yang menjulang. Pencarian pun dimulai.

Menit demi menit berlalu, dan entah sudah berapa tumpukan buku yang dipindahkannya. Buku mungil warna hijau itu tak kunjung ditemukan juga. Saya menunggu di samping tangga, lambat laun makin letih berdiri. Tapi pegawai lelaki itu masih meneruskan pencariannya. Saya putuskan untuk bantu mencari di rak. Tak ketemu juga.

“Maaf, Mbak, sepertinya memang tidak ada,” ungkap lelaki itu akhirnya. Diusapnya peluh yang merembes dari pori-pori dahinya.

Saya tersenyum tulus, mengucapkan terima kasih, sembari mencatat dalam hati bahwa saya akan menuangkan pengalaman ini di blog. Tentang kerelaan seorang pegawai untuk mencari buku yang diminta dengan segenap hati. Sampai benar-benar terbukti tidak ada, baru berhenti. Kenapa saya terkesan? Karena ini pilihan sikap yang jarang dimiliki oleh banyak penjaga toko hari ini. Saya doakan lelaki itu semakin maju dalam kariernya karena kesungguhannya dalam melayani pelanggan.

Pengalaman di Rumah Buku Ngagel Jaya, Surabaya, ini seolah mengguratkan pesan bahwa “kalau belum mengerahkan segenap daya, jangan berhenti, dong”.

P.S: selain pelayanan yang baik, di Rumah Buku ini saya juga dapat diskon 25% lho (benefit dari kartu anggota) 🙂 Dan bukan, ini bukan iklan. Ini hanyalah bentuk apresiasi saya terhadap pengalaman berbelanja yang menyenangkan di Rumah Buku Ngagel Jaya, Surabaya 🙂

Advertisements

5 thoughts on “Kalau Belum Mengerahkan Segenap Daya, Jangan Berhenti

  1. Indria Salim

    Sehati. Kalau bertemu dengan pegawai seperti itu (kesungguhan dan integritas tinggi), dalam hati saya mendoakan persis seperti yang Jeng Selvi tulis itu. Tulisan yang inspiratif. 🙂

    Reply
    1. selviya hanna Post author

      Terima kasih Mbak Indria. Iya, jarang lho ada pegawai toko buku yang seperti itu 🙂

      Reply
    1. selviya hanna Post author

      Gak tahu juga, mas… yang pasti saya minta tolongnya dengan lembut dan sopan, juga sambil senyum manis hehe

      Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s