Bahagiaku, Mungkin Bukan Bahagiamu

Ia merasa bahagia. Ia telah menemukan apa yang membuatnya senang. Dan ia benar-benar bahagia. Ia tidak peduli apakah orang lain mengerti. Tidak masalah jika orang lain tidak menemukan kebahagiaan dalam pencariannya. Kebahagiaan ini untuknya. Untuk orang lain, kebahagiaan itu bisa jadi berbeda. Dan ia sama sekali tidak bermasalah dengan itu.

Menemukan kutipan di atas dalam naskah yang saya sunting, I Moved Your Cheese, h. 45, naskah suntingan. Self-reminder: jangan sampai saya memaksakan standar kebahagiaan saya pada orang lain. Setiap orang punya kebahagiaannya sendiri-sendiri. 🙂

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s