“Kalau Saja” versus “Lain Kali”

4b18550a3a4095729f9d3285e7764e7a

Seorang psikiater ternama pernah berkata bahwa dua kata paling menyedihkan dalam kosa kata manusia adalah “kalau saja”. Dia yakin bahwa orang yang terjebak dalam kegagalan menghabiskan seluruh hidupnya dengan berkata “kalau saja – kalau saja saya berusaha lebih keras, kalau saja saya lebih baik kepada anak-anak saya, kalau saja saya lebih jujur, kalau saja . . .”

Cara membenahi pola pikir seperti itu adalah mengubah kosa kata Anda dan menggantinya dengan kata “lain kali” – “lain kali saya akan berusaha lebih keras, lain kali saya akan bersikap lebih lembut pada anak-anak saya, lain kali saya akan lebih jujur.”

Kegagalan bukanlah kegagalan kalau Anda memperbaikinya di lain kesempatan.

Advertisements

One thought on ““Kalau Saja” versus “Lain Kali”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s