Kisah Menerjemahkan The Idiots (2014)

the idiots

Judul: The Idiots | Penulis: Chetan Bhagat | Penerjemah: Selviya Hanna | Penyunting: Prisca Primasari| Penerbit: Qanita Mizan | Tahun Terbit: 2014

Akhirnya. Terbit. Juga.

Itu yang pertama terlintas di benak saya saat membuka pintu rumah dan mendapati paket buku ini tergeletak di karpet.

The Idiots merupakan novel sekaligus buku perdana yang saya terjemahkan. Yup, perdana. Karena itulah novel ini begitu istimewa. Dan saat membuka novel ini, menyusuri halaman demi halaman, saya jadi terkenang kembali pada masa-masa awal berusaha menjadi penerjemah. Waktu itu, tahun 2010, saya bekerja di sebuah penerbitan yang 99 persen bukunya adalah buku terjemahan. Ketika itu saya belum pernah menerjemahkan satu buku pun, jadi bisa dibilang saya bondo nekat. Saya siapkan portfolio saya, lalu melayangkan lamaran ke cukup banyak penerbit. Namun, yang saat itu merespons adalah Prisca Primasari, editor Qanita. Kemudian editor cantik ini memercayakan The Idiots (judul asli: Five Point Someone) untuk saya terjemahkan.

Tentu saja tawaran itu saya terima dengan senang hati. Apalagi saya kemudian tahu bahwa novel inilah yang mengilhami film Bollywood yang fenomenal dan inspiratif, Three Idiots. Saya penggemar berat film itu, lho! 🙂  Maka proses menerjemahkan pun dimulai.

Secara umum, tak ada banyak kendala yang berarti. Bahkan, saya bisa menyusun LIMA alasan mengapa Anda wajib membeli dan membaca novel ini:

  1. Novel ini lucu! Segar dan penuh sarkasme. Bisa dengan mudah dinikmati oleh segala kalangan, jenis kelamin, atau usia, apalagi kalau Anda sedang stres.
  2. Novel ini menyuguhkan realitas kehidupan perkuliahan di India, yang sesungguhnya tidak berbeda jauh – bahkan amat mirip – dengan kenyataan pendidikan tinggi di Indonesia. Para mahasiswa dan pendidik, wajib baca ini.
  3. Bagi Anda pecinta Bollywood dan segala hal yang berbau India, kebudayaan khas dan taburan kelezatan kuliner India ada di sini. Omong-omong, saya jadi sering googling untuk mencaritahu wujud kaju-burfi, laddoos, matar-paneer, daal, parantha, dan lain sebagainya. Saya sampai menyusun glosariumnya. 🙂
  4. Alur cerita The Idiots agak berbeda dengan versi filmnya, Three Idiots.  Jadi, bersiap-siaplah untuk kejutan yang tak terduga!
  5. Novel ini ditulis oleh penulis yang keren, dialihbahasakan oleh penerjemah yang cihuy, dan disunting oleh editor yang okesip. 😛

Nah, ayo buruan beli novel ini ya 🙂 Anda bisa mendapatkannya di toko-toko buku terdekat atau memesannya via Mizan.com.

Cek juga sinopsisnya:

Hari

Kalau Alok sanggup melewati semua ini, aku akan menulis buku tentang hari-hari sinting kita. Aku bersumpah.

Alok

Karena bergaul dengan Hari dan Ryan, nilai-nilaiku hancur.

Ryan

Aku mengacaukan segalanya.

Hari, Ryan, dan Alok adalah setali tiga uang. Bahu-membahu mereka melewati hari-hari penuh tekanan di Jurusan Teknik IIT, berusaha menyeimbangkan antara belajar dan bersenang-senang. Sering juga mereka berselisih paham kemudian bertengkar. Bersama, tiga mahasiswa pas-pasan ini melakukan berbagai hal gila, dan puncaknya adalah mencuri soal ujian dari kantor kepala jurusan, lalu ketahuan. Nah lho .… Dengan segudang masalah yang mereka hadapi, bisa tidak, ya, mereka lulus dari kampus yang katanya terpopuler se-India ini?

Novel ini telah menginspirasi film Bollywood terkenal, Three Idiots.

*** Secara khusus, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Mas Anto dan Ega untuk kebaikan dan bantuannya selama proses menerjemahkan The Idiots. 

Advertisements

5 thoughts on “Kisah Menerjemahkan The Idiots (2014)

  1. lulu

    Sebagai bukan penggemar Bollywood, aku malah seneng “Three Idiots” yang superkonyol itu, malah sampai nonton berulang kali. Kalau ternyata novelnya menyimpan lebih banyak kejutan, kayaknya aku perlu membacanya nih. Selamat, Selvi! Makasih udah berbagi 🙂

    Reply
    1. selviya hanna Post author

      Aku juga sukaaa 🙂 Gak bosen-bosen meski ditonton berulang-ulang. Alur ceritanya beda sama di film, jadi di The Idiots ini, Mbak pasti mendapatkan cita rasa yang baru. Semoga suka ya 😀

      Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s