ASYIKNYA MENULIS CERITA

Kali pertama saya mendengar judul buku ini adalah ketika Mbak Rini Nurul Badariah mengadakan kuis di milis PBA. Menarik sekaligus memancing rasa ingin tahu. Kalau tidak salah, buku ini dirilis sewaktu saya baru lulus dari kuliah dan baru bergabung dengan penerbitan buku umum. Jadi memang belum bersentuhan dengan dunia buku anak (yang ajaib dan penuh pesona itu) dan alhasil tidak tahu soal buku ini sama sekali. Karena itu, bisa dibayangkan betapa senangnya saya ketika buku Asyiknya Menulis Cerita ini sampai di tangan saya.

Kesan pertama saya adalah WOW. Saya suka tata letaknya yang atraktif dan ilustrasi-ilustrasinya, yang pastinya sangat menarik bagi anak-anak (segmen target dari buku ini). Namun ketika saya meluncur masuk ke dalamnya, menelusuri lembar demi lembar, mencerna kata demi kata yang terangkai apik, barulah saya sadar bahwa materi di dalamnya pun sangat berbobot. Bahkan saya pun (yang sudah terlalu gede untuk disebut anak-anak) mendapat banyak wawasan baru.

Apa saja yang ada di dalam buku ini? Cukup lengkap untuk membekali seorang anak menjadi penulis cilik:

  • Pemahaman tentang genre cerita, mengumpulkan ide, menulis fiksi dari fakta, membangun cerita, menciptakan karakter tokoh, peta pikiran, sudut pandang dan alur cerita, kecepatan dan waktu cerita, mengatasi kemacetan ide, cerita bersambung, merangkai cerita, dan kerangka cerita.Continue reading “ASYIKNYA MENULIS CERITA”

NASIONALISME ALA DARAH GARUDA (MERAH PUTIH II)

Pertama kali melihat trailer Darah Garuda di 21 Plaza Surabaya, saya dan kekasih langsung tertarik. Kami sebelumnya pernah menonton Merah Putih I, bahkan belum pernah menonton film perjuangan yang dirilis di layar lebar. Dan sejujurnya, agak eneg juga dengan film perjuangan kalau mengingat-ingat film perjuangan tempo doeloe yang serba terbatas dan kurang digarap dengan maksimal.

Namun ketika melihat tayangan trailer yang berdurasi beberapa menit itu, kami langsung membulatkan tekad untuk menonton Darah Garuda yang ditayangkan mulai 8 September kemarin. Bagaimana tidak? Kualitas gambar dan efek visualnya terkesan seperti film perang ala Hollywood. Setelah kami cross-check ke internet, flm yang berdurasi 100 menit ini juga masih melibatkan jajaran ahli perfilman international terbaik dalam efek khusus dan tata teknis lainnya yang berpengalaman di perfilman Hollywood. Oohh… ternyata itu rahasianya…

Tapi bukan hanya itu lho yang membuat kami terpana. Di salah satu poster Darah Garuda yang memampang tokoh-tokoh kerennya, ada salah satu tokoh yang mengenakan kalung salib. Kami sangat terkejut, karena dalam sejarah film perjuangan, belum ada yang mau repot-repot memasangkan atribut khas Kristen pada karakter tokohnya. Dari situ kami menebak-nebak , pesan apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh film Darah Garuda ini.

Apakah yang disampaikan Hashim Djojohadikusumo  (produser eksekutif Darah Garuda) dalam acara perilisan trailer bahwa  “Darah Garuda akan memberikan gambaran perjuangan generasi muda dalam kemerdekaan pada waktu itu. Berbagai ras dan agama semuanya berjuang dengan satu tujuan yang mulia yaitu kemerdekaan Indonesia. Mereka semua berjuang tanpa pamrih, tidak untuk materi atau harta” itu benar?

Ternyata sodara-sodara…

Gambar memang tak bisa bohong.

Continue reading “NASIONALISME ALA DARAH GARUDA (MERAH PUTIH II)”

Mengatasi Writer’s Block dengan Terus Menulis

Dengan pena di tangan atau laptop di pangkuan, Anda duduk di sana. Dan semua yang bisa Anda lakukan adalah menatap kertas atau layar kosong di depan Anda. Anda ingin mengetik dan menuliskan untaian kata sederas air terjun atau semulus jalan tol. Tapi Anda tidak bisa, Anda tahu Anda tidak bisa, karena Anda mengalami apa yang dinamakan writer’s block.

Writer’s block bukanlah sebuah penyakit khusus atau sebuah kejadian langka. Hal ini terjadi pada setiap penulis, dan biasanya kerap kali terjadi. Saya pun pernah mengalaminya, dan belajar dari pengalaman, hanya ada satu obat untuk mengatasi writer’s block… yaitu terus menulis. Memang benar, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menginspirasi diri sendiri. Anda bisa pergi ke tempat-tempat umum dan mengamati tingkah laku orang-orang. Anda juga bisa pergi ke alam dan membiarkan keindahan alam sekitar membangkitkan pijar-pijar gagasan Anda. Anda pun bisa membaca buku baru dan membuat catatan-catatan. Namun kenyataannya, hingga Anda benar-benar menaruh pena di atas kertas atau menarikan jemari di atas keyboard dan mulai menulis, writer’s block Anda tidak akan “sembuh”. Jadi, Anda harus menulis. Anda harus menulis. Anda tidak bisa tidak menulis.Continue reading “Mengatasi Writer’s Block dengan Terus Menulis”

GRAMEDIA VERSUS TOGAMAS

Sebagai seorang booklover dan book-creator, dalam seminggu saya bisa ke toko buku minimal 2 kali. Dan sekali berkunjung, minimal 2 toko buku untuk pembandingan. Sembari mencari yang saya inginkan, yaitu fasilitas baca gratis dan belajar (kalau pas lagi gak ada uang) dan menggali gagasan untuk buku atau cerita anak, saya turut mengamati perbedaan yang ada, baik dari segi kelengkapan buku, cara display, sampai public servicenya. Haha, yang akan saya bandingkan di sini adalah Gramedia dan Togamas, karena saya sering berkunjung ke sana.

Continue reading “GRAMEDIA VERSUS TOGAMAS”

NEW COMING…

Setelah sekian lama blog ini ditelantarkan, aku memutuskan untuk menghidupkannya kembali, tentu dengan content dan warna yang baru. Rekaman kenangan seorang silvy, termasuk pengalaman, tempat-tempat, buku-buku, dan makanan unik yang pernah kucicipi. Hope you enjoy… ^^

PERENUNGAN BAK KAMAR MANDI

6a00e3981de7fa883300e54f901e428833-800wiSEKITAR sebulan lalu, saya dikejutkan dengan berita pindahnya seorang anak kos. Ia adalah seorang teman seangkatan namun beda jurusan dengan saya, sudah ngendon kurang lebih 4 tahunan di kos kami. Saya malahan bisa terbilang penghuni baru di situ. Usut punya usut, menurut informan terpercaya, dia keluar kos dan pindah ke kosan lain yang tak jauh dari kosan lama karena ia udah gak tahan dengan cueknya penghuni kos lain (termasuk saya) pada KEBERSIHAN kos. Yang paling riskan adalah kebersihan KAMAR MANDI. Kebetulan kami gak punya pembantu, jadi segalanya memang harus dikerjakan sendiri.

Dulunya sih dia memulai aksi bersih-bersih bergilir. So setiap minggu pasti ada yang bersihin kamar mandi, nguras bak, nyapu lantai ruang TV, dan ngepel. Sayangnya itu hanya bertahan selama sebulan. Saking ga tahannya, akhirnya dia memutuskan untuk keluar. Hikz…sedih juga sih…tapi apa mau dikata…Continue reading “PERENUNGAN BAK KAMAR MANDI”

LIVING A SIGNIFICANT LIFE

2540553441_9040c90729_m

Tatkala menulis artikel ini saya teringat pada adik-adik mahasiswa baru yang saya bimbing sewaktu P3KMABA (sejenis ospek) dua tahun yang lalu. Memang almamater saya tercinta, UK Petra memberlakukan sistem orientasi yang agak berbeda dengan kampus lainnya. Tidak ada yang namanya perploncoan fisik; hampir sebagian besar aktivitas MOS dilakukan di dalam kelompok-kelompok kecil (10-16 org) yang didampingi 2 orang kakak pembimbing. Topik yang kami bahas pun agak berbeda; tentang gambar diri, tentang tujuan hidup, dan hal-hal penting lainnya mengenai kehidupan.

Masih jelas di ingatan saya, waktu itu saya melemparkan pertanyaan “apa arti kehidupan bagimu?” Jawaban yang muncul beragam, mulai dari “hidup itu misteri”, “hidup itu bagai air mengalir”, “hidup itu panggung sandiwara”, sampai “hidup itu untuk makan” (nah…yang memberi jawaban memang hobi makan sih…). Namun ketika saya lanjutkan diskusi dengan bertanya kembali, “menurut kalian hidup yang sukses itu seperti apaan?”, sebagian besar berpendapat bahwa hidup yang sukses adalah hidup berkecukupan bahkan berkelebihan dari segi material. Sisanya seputar prestasi dalam kuliah dan kehidupan sesudahnya (bekerja, menikah, dll).Continue reading “LIVING A SIGNIFICANT LIFE”

Belajar Mencintai

heart-hug-moranga1Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai,
Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat,
Itulah KESEMPATAN.

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang
membuat kita tertarik, Itu bukan PILIHAN,
itu KESEMPATAN.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah PILIHAN,
Itupun adaah KESEMPATAN.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang
tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya,
Itu bukan KESEMPATAN, itu adalah PILIHAN.Continue reading “Belajar Mencintai”

BERCERMIN PADA KEBIJAKAN RADIO MALAYSIA

l_internetradio-internetMenarik juga mengikuti perkembangan media dan musik di negara tetangga kita, Malaysia. Ceritanya nih…lagu-lagu Indonesia lebih populer dan diminati oleh masyarakat Malaysia ketimbang lagu-lagu Melayu sendiri. Hanya karena faktor mengejar keuntungan semata maka radio lebih banyak memutar lagu-lagu Indonesia.

Beranjak dari realita inilah, menurut berita terakhir yang saya baca, Persatuan karyawan  (Seniman) Malaysia mulai 1 November 2008 akan memantau seluruh radio untuk mengetahui lagu-lagu karya musisi sendiri yang disiarkan atau karya asing, terutama musik Indonesia. Seperti dikutip dari Berita Harian, Presiden Karyawan (Persatuan Karyawan Malaysia) Freddie Fernandez, mengatakan bahwa hasil pemantauan mereka itu akan diberikan kepada menteri tenaga, air, dan komunikasi Shaziman Abu Mansor selaku pemberi izin penyiaran radioContinue reading “BERCERMIN PADA KEBIJAKAN RADIO MALAYSIA”

ASYIK…ADA YANG GAK USAH MIKIR!

Mungkin sebagian besar dari kita udah menyaksikan iklan salah satu operator terbesar di negeri ini, yang mengumandangkan seuntai kalimat nan “bijak” di atas. Saya pertama kali menontonnya beberapa hari yang lalu (emang rada telat sih, maklum jarang nonton tivi) dan langsung bingung. Lho kok bingung? Jelas karena apa yang disampaikan iklan tsb tidaklah sejalan dengan realita. Wong ketika saya nonton iklan, trus tertarik untuk membeli dan akhirnya membeli produk tersebut tentu akan melibatkan yang namanya “proses berpikir”. Lagipula, teman saya pernah bersaksi demikian, “Ah..katanya gak usah mikir…sama aja prosedurnya ribet and bikin pusing!” Yap, mungkinkah penipuan publik terjadi lagi? Yah…only GOd en yang bikin iklan yang tahu… Yang ingin saya soroti kali ini adalah muatan pesan yang dibawanya.Continue reading “ASYIK…ADA YANG GAK USAH MIKIR!”

%d bloggers like this: